Apa itu PR ?
Sesuai dengan penjelasan menurut beberapa pakar, PR dapat dikategorikan sangat banyak maknanya :
1. Public relations adalah fungsi manajemen yang membantu mendirikan dan memelihara hubungan komunikasi yang saling menguntungkan, keterbukaan, dan kerja sama antara organisasi dan publiknya, melibatkan manajemen problem dan isu, membantu manajemen untuk tetap terinformasi dan responsive terhadap publik (Harlow)
2. Public Relations adalah seni untuk membuat perusahaan anda disukai dan dihormati oleh para karyawan, konsumen, dan para penyalurnya. (Marston)
3. Public Relations adalah proses yang kontinyu dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh goodwill (kemauan baik) dan pengertian dari pelanggan, pegawai dan publik yang lebih luas ke dalam mengadakan analisis danperbaikan diri sendiri, sedangkan keluar memberikan pernyataan-pernyataan.
PR diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Bidang PR semakin kuat berkembang, karena adanya suatu masyarakat demokratis dimana orang-orang memiliki kebebasan untuk berdebat (berbicara) dan mengambil berbagai keputusan dalam suatu komunitas, di pasar, di rumah, tempat kerja, dan tempat pemungutan suara. Pribadi/individu dan organisasi publik bergantung pada hubungan baik dengan kelompok-kelompok lainnya dan individu-individu yang memiliki berbagai pendapat, keputusan, dan tindakan yang mempengaruhi vitalitas/daya dan kelangsungan hidup mereka.
Terdapat nama lain Publik Relations, tapi maknanya sama seperti public affairs, corporate communications,
public informations, corporate relations, corporate affairs, dan investor
relations. Nama-nama lain PR pada sejumlah perusahaan dan asosiasi di
Amerika tersebut kadangkala dihubungkan dengan periklanan, marketing, hubungan
investor, dan hubungan karyawan (Seitel, 1992:3 dan Wilcot, et al, 1992:12).
Posisi PR memiliki kredibilitas tertinggi, mengatasi persaingan menjadi lebih
piawai.
PR pada hakekatnya adalah kegiatan komunikasi, kendati agak lain
dengan kegiatan komunikasi lainnya karena ciri hakiki dari komunikasi PR adalah
two way communications (komunikasi
dua arah/timbal balik). Arus komunikasi timbal balik ini yang harus dilakukan
dalam kegiatan PR, sehingga terciptanya umpan balik yang merupakan prinsip
pokok dalam PR (Rachmadi, 1994:7).
PR berfungsi menumbuhkan hubungan baik antara segenap komponen
pada suatu lembaga/perusahaan dalam rangka memberikan pengertian, menumbuhkan
motivasi dan partisipasi. Semua itu bertujuan untuk menumbuhkan dan
mengembangkan goodwill (kemauan baik)
publiknya serta memperoleh opini publik yang menguntungkan (alat untuk
menciptakan kerjasama berdasarkan hubungan baik dengan publik).
Soemirat Soleh, dan Ardianto Elvinaro. 2004. Dasar-Dasar Public Relations. Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar